Pulau Kembang

Pulau Kembang

      Pulau Kembang merupakan salah satu pulau yang terletak di sungai Barito. Pulau ini merupakan bagian dari Kabupaten Barito Kuala dan terletak tak jauh dari objek wisata lain yang ada di Kalimantan Selatan, contoh nya pasar terapung Muara Kuin. Bahkan pulau ini sudah terlihat semenjak dari tempat pasar terapung. Jadi para wisatawan yang berkunjung ke pasar terapung biasanya melanjutkan perjalanan liburan mereka menuju ke pulau Kembang. Para wisatawan harus membayar tiket masuk sebesar Rp 2.500 jika ingin masuk ke pulau kembang. Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk menuju ke pulau kembang sekitar setengah jam, untuk menuju ke pulau Kembang menggunakan perahu motor tradisional dari pasar terapung Muara Kuin. Sementara perahu motor sendiri bisa disewa dari dermaga yang ada didepan Masjid Sultan Suriansyah.

      Dermaga ini bisa dicapai dari pusat kota Banjarmasin yang merupakan ibukota dari Kalimantan Selatan dalam waktu setengah jam. Perahu tradisional ini bisa disewa dengan biaya sekitar Rp 175.000 hingga Rp 200.000 tergantung dari penawaran harga nya Konon berdasarkan cerita dari masyarakat setempat, bahwa pulau Kembang pada mulanya adalah sebuah bangkai kapal Inggris. Kapal ini dihancurkan oleh rakyat Banjar berdasarkan perintah dari Sultan Banjar. Sedimen tanah yang terbawa hanyut oleh aliran sungai Barito sebagian ada yang menumpuk di puing kapal tersebut. Setelah itu seiring dengan berjalannya waktu sedimen tersebut terus menumpuk dan akhirnya ditumbuhi oleh pepohanan yang sekarang dikenal sebagai pulau Kembang. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita, namun yang jelas adalah pulau Kembang merupakan sebuah tempat yang memang terbentuk dari endapan sedimen yang terbawa oleh aliran sungai Barito. Sedimen yang menumpuk di tempat biasanya juga membawa mineral yang dibutuhkan bagi tumbuhan. Oleh karena itu wajar saja apabila pulau Kembang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon dengan lebatnya.

      Pulau Kembang ini mempunyai daratan seluas 60 hektar yang berada ditengah sungai Barito. Semenjak tahun 1976, pulau ini sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan wisata. Pemerintah kota banjarmasin telah membangun beberapa fasilitas sederhana di pulau Kembang, seperti dermaga kayu yang biasanya digunakan untuk bersandar bagi perahu yang membawa pengunjung. Tepat di dermaga perahu ini juga terdapat sebuah pondok yang bisa digunakan oleh para pengunjung untuk duduk dan bersantai. Pada bagian dalam pulau ini terdapat track kayu yang bisa digunakan bagi para pengunjung untuk menyusuri hutan pulau Kembang. Sama seperti tempat wisata lainnya yang ada di Kalimantan Selatan, hutan pulau Kembang juga dihuni oleh berbagai jenis monyet. Termasuk bekantan yang merupakan monyet spesies langka. Dominasi dari hewan yang hidup di pulau Kaget ini kebanyakan habitat kera bekantan, pulau Kembang juga merupakan habitat utama untuk monyet ekor panjang.

Komentar