Gunung Berapi Mahangetang

Gunung Berapi Mahangetang

      Gunung Berapi Mahangetang, salah satu gunung berapi yang ada di bawah luat ini berlokasi di perairan Pulau Mahangetang, Sulawesi Utara. Kedasyatan gunung ini dapat Anda lihat di alam Sulawesi Utara. Gunung ini adalah salah satu dari beberapa gunung di dunia yang masih aktif dan berada di perairan yang cukup dangkal. Rute yang dapat Anda gunakan untuk mencapai tempat ini adalah, untuk yang berada di luar kota atau pulau, anda dapat melakukan penerbangan ke Manado, sesampainya di Manado lanjutkan perjalanan menuju Tahuna dengan menggunakan Kapal Cepat, setelah tiba di Tahuna lalu sewalah perahu yang ada disana untuk menuju ke Pulau Mahangetang.

      Untuk semua perjalanan tersebut anda membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam dari perjalanan dari Manado. Gunung yang sering disebut dengan Banua Wuhu ini berada sekitar 300 meter dari Pulau Mahangetang, Sulawesi Utara. Berdasarkan sejarahnya, Gunung berapi ini merupakan beberapa pulau selama abad 19 dan 20, yang satu setinggi 90m (pada thn 1835) tetapi mereka semua hilang selang beberapa tahun kemudian. Pada 1904 ada 5 kawah, pulau baru lainnya yang terbentuk pada tahun 1919 telah menghilang pada tahun 1935.

      Tidak semua bagian dari gunung ini berada di bawah laut, anda dapat menyaksikan bahwa puncak dari Gunung ini terlihat di permukaan air. Gelembung-gelembung udara yang keluar dari sela-sela bebatuan dapat Anda nikmati sekitar 5 meter hingga 8 meter di bawah permukaan laut. Gunung ini tidak hanya menajubkan jika dilihat dari permukaan laut, namun juga cantik dilihat dari dalam laut. Dengan kedalaman sekitar 10 meter hingga 20 meter, anda dapat melihat koloni terumbu karang nan cantik yang sangat rapat. Anda juga bisa menemukan biota laut dari jarak dekat. Dengan suhu airnya yang hangat sekitar 37 hingga 38 derajad celcius, Anda akan puas dengan keindahan bawah lautnya yang eksotis walaupun penuh perjuangan saat menyelam. Namun semua itu akan terbayar dengan keindahan alam bawah lautnya yang mempesona. Batuan-batuan berwarna kecoklatan akibat tertutup sulfur kontras dengan perairan yang kebiruan. Gelembung-gelembung kecil dan air hangat keluar dari titik kepundan gunung. Menjauh dari titik kepundan, karang-karang soliter pun mulai terlihat.

      Pada batuan yang kecoklatan terdapat bercak-bercak putih, bercak-bercak putih tersebut adalah Kalsium Karbonat, kalsium ini merupakan substrat untuk tumbuhnya karang, sehingga ada kemungkinan kelak lokasi ini akan menjadi tempat tumbuhnya terumbu karang yang sangat baik dan cantik tentunya. Menyelam jauh ke bawah, anda akan melihat wall yang hanya dapat anda pandangi dari permukaan dengan ribuan ikan-ikan lucu dan bervariasi berenang disekitarnya. Karena keindahan alam bawah lautnya, tak heran keindahan bawah laut di Mahengetang ini menjadi salah satu objek wisata sulawesi utara paling diminati para wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing, bahkan termasuk pada Top 10 Cool & Unusual Dive Object bersamaan dengan “Underwater Cemetery The Neptune Memorial Reef Maimi, Florida” dan “Underwater Museum Cancun’s National Park di Mexico sono”.

Komentar