Air Terjun Les

Air Terjun Les

      Berada diantara Perbukitan Tangudi dan Bukit Pungsu, air terjun ini mampu memikat setiap wisatawan yang berkunjung dengan keindahannya yang mempesona. Air Terjun Les merupakan salah satu air tejun di Buleleng namun tidak sepopuler Air Terjun Git-Git maupun Air Terjun Sekumpul. Air Terjun Les sering disebut sebagai Yeh Mampeh atau Air Terbang, karena dengan ketinggian 30 meter, air terjun ini membuat airnya jatuh laksana terbang samapi permukaan air dibawahnya.

      Air Terjun yang tersembunyi dan unik di Bali ini terletak di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Uniknya dari Air Terjun Les salah satunya yaitu memiliki tiga tingkatan. Satu tingkatan berada di bawah yang disebut dengan Yeh Mampeh tersebut, sedangkan dua tingkatan lainnya terletak di atas yang jarang dikunjungi orang karena medannya yang lumayan sulit dan terjal.

      Kunikan yang lain dari Air Terjun Desa Les yaitu, di dekat Yeh Mampeh ini terdapat mata air yang diberi nama Toya Anakan. Mata air tersebut merupakan mata air yang tidak terlalu besar namun oleh masyarakat sekitar mata air Toya Anakan merupakan mata air yang disucikan. Mata air yang sering digunakan sebagai sarana upacara yadnya bagi umat Hindu ini, biasanya saat diambil dengan menghanturkan doa dan sesajen sebagai tanda meminta dan menyucikan air Toya Anakan ini.

      Dengan nuansa yang sejuk nan segar, sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan wisata alam yang tak kalah asri dengan wisata alam lain di Bali. Di Air Terjun Les, wisatawan bisa berendam di air terjun yang jernih dan udara yang bebas polusi. Setiap percikan air yang terdengar mauapun yang mengenai badan akan mengandung kesegaran yang nikmatnya sungguh fantastik dan sensasi pijat alami yang patut untuk dirasakan.

      Selain bisa menghilangkan rasa lelah dan stress, di Air Terjun Les wisatawan bisa melakukan trekking. Dengan melakukan perjalan yang menantang menuju puncak air terjun, Anda akan lebih merasakan serunya berwisata di kawsan objek wisata alami Air Terjun Les.

      Banyak manfaat berkunjung di wisata Air Terjun ini selain wisata alaminya. Anda bisa menambah wawasan mengenai budaya Bali dan Anda juga bisa langsung berinteraksi dengan warga sekitar, jika Anda memilih datang saat ramai yaitu saat adanya rangkaian Hari Raya Galungan. Galungan merupakan hari raya yang di rayakan seluruh umat Hindu di Bali, dan para penduduk sekitar juga akan merayakan dengan mengunjungi air terjun ini.

      Lokasi Air Terjun Les memang lumayan jauh dari objek wisata Bali Selatan yang sebagaian besar sudah terkenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing, karena Air Terjun Les berada di kawasan Bali Utara yang membuat tidak banyak wisatawan berkunjung ke objek wisata yang satu ini. Namun hal itu justru membuat Air Tejun Les Buleleng merupakan satu diantara objek wisata alam yang masih bertahan dengan nuansa kealamianya dan kelestariannya.

      Di kawasan wisata alam Air Terjun Les Buleleng, disediakan Guide Lokal yang siap mengantar Anda untuk mengenal lebih dalam mengenai objek wisata yang satu ini. Selain itu, juga terdapat banyak penginapan seperti hotel yang letaknya tidak jauh dari wilayah objek wisata Air Terjun Yeh Mampeh. Air Terjun Desa Les tempatnya juga berdekatan dengan beberapa objek Wisata Bali Utara seperti Amed tempat snorkeling yang ada di Karangasem.

      Jarak yang ditempuh unutk menuju ke wilayah Air Terjun Les Buleleng yaitu kurang lebih 38 km di sebelah timur atau kurang lebih 45 menit perjalanan dari Kota Singaraja, 95 km perjalanan atau kurang lebih 3 jam perjalanan dari Kota Denpasar, dan 50 km perjalanan dari kawasan Lovina. Kondisi jalan menuju kawasan wisata alam Air Terjun Les ini cukup bagus meskipun jalannya berliku-liku. Bisa ditempuh dengan kendaran pribadi seperti mobil jika ingin lebih praktis.

      Rute perjalan yang ditempuh jika melaui jalur Kota Singaraja yaitu kendaraan kea rah timur menuju Pantai Tulamben/ Amlapura hingga tiba di pertigaan Desa Les. Kemudaian beloklah ke kanan hingga tiba di Tempat Parkir Air Terjun Les. Tinggalkan kendaraan Anda, dan berjalan kakilah untuk menuju ke air Terjun Yeh Mampeh.

      Sedangankan rute perjalanan jika Anda lewat jalur Kota Denpasar yaitu ambilah arah ke Ubud atau Kintamani. Selanjutnya dari Kintamani menuju ke arah Singaraja hingga menemui pertigaan. Ambilah jalur kiri dari pertigaan tersebut, hingga menemui pertigaan lagi di Jl. Raya Singaraja – Denpasar. Ambil jalur ke kanan hingga tiba di pertigaan Desa Les. Selanjutnya dari pertigaan Desa Les, ambil jalur kanan hingga tiba di perkiran kawasan objek wisata Air Terjun Les.

      Harga tiket masuk ke kawasan wisata Bali Utara Air Terjun Les Buleleng yaitu sebesar Rp. 5.000/orang.

      Meskipun jarak tempuh berjalan kaki mencapai 500 m antara parkiran dengan Air Terjun Les, namun bagi wisatawan yang suka dengan wisata alam bisa menikmati perjalanan dengan alam pedesaan dan perbukitan yang dangat menyejukan dan meyegarkan suasana. Anda akan betah berlama-lama di Air Terjun Yeh Mameh Buleleng setelah sampai di lokasi. Menghabiskan waktu bersama keluarga, teman maupun orang-orang tercinta di tempat wisata alam Air Terjun Les menjadi pilihan destinasi wisata yang sangat tepat untuk dikunjugi.

Komentar